Minggu, 09 Oktober 2016

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

MAKALAH PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM CERDAS




Disusun Oleh :
Kelompok 3
Naufal Rally Ramadhan               17114862
Noris Bennardo                            18114015                   
Nursanti Mutiara                          18114241
Nuzul Agung I                             18114297
Rafa Nabila                                  18114729
Reynaldo Aleale                           19114141
Ridha Afni                                   19114281
Rivaldi Pranata S                         19114690
Rizky Hadi                                   19114690

3KA13


PTA 2016/2017

UNIVERSITAS GUNADARMA


ABSTRAK

Virtual reality atau realitas maya adalah salah satu teknologi terkini yang sedang viral dibicarakan oleh masyarakat, karena teknologi ini sangat unik dan membuat orang yang menggunakannya benar-benar berada pada suatu lingkungan yang hanya ada dalam imajinasi. Kita akan disajikan pengalaman visual yang belum pernah kita alami sebelumnya.
Pada makalah ini, penulis akan memaparkan tentang bagaimana sejarah awal dari virtual reality, penerapan virtual reality dalam kehidupan sehari-hari, anatomi perangkat virtual reality dan juga cara kerja virtual reality.Makalah ini mempunyai tujuan untuk mengedukasi masyarakat akan teknologi terbaru virtual reality, kelebihan dan kekurangan dari virtual reality ini.Virtual reality memang memilik banyak kelebihan dan juga kekurangannya, akan tetapi alangkah baiknya jika kita menggunakan teknologi virtual reality dengan baik dan tidak menyalahgunakannya, semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca maupun kami penulis dari makalah ini.


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Belakangan ditemukan teknologi baru yang disebut Virtual Reality, teknologi ini memungkinkan user melakukan simulasi terhadap suatu objek nyata dengan menggunakan komputer yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi(3-D) sehingga pemakai seolah-olah terlihat secara fisik. Virtual Reality merupakan salah satu buah karya manusia yang paling besar pengaruhnya dalam proses perancangan teknologi. VR (Virtual Reality) merupakan cara baru dalam komunikasi manusia dengan mesin dalam hal ini komputer (human-computer interface technology). Unsur penting dalam VR adalah keterlibatan secara total segenap inderawi manusia dalam proses desain seperti melihat, merasakan, memegang dan mendengar. Semua itu disimulasikan dalam satu perangkat terintegrasi yang berjalan secara real time. Virtual Reality tidak hanya dapat diimplementasikan dalam game, teknologi ini dapat di implementasikan dalam berbagai macam bidang seperti arsitek, pekerja medis, simulasi penerbangan untuk pilot bahkan dapat digunakan dalam bidang militer.
1.2  Rumusan Masalah
1.      Apakah yang dimaksud dengan Virtual  Reality?
2.      Bagaimana sejarah Virtual Reality?
3.      Bagaimana cara kerja Virtual Reality?
4.      Bagimana anatomi Virtual Reality?
5.      Apakah kelebihan dan kekurangan Virtual Reality?
1.3  Tujuan
Memberikan informasi tentang Virtual Reality serta manfaat Virtual Reality dalam kehidupan sehari-hari.


BAB II
ISI


2.1  Pengertian Virtual Reality
Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone.




2.2  Sejarah Virtual Reality
Morton Heilig menulis pada 1950-an tentang "Teater Pengalaman" yang dapat meliputi semua indera dengan suatu cara efektif, sehingga menarik penonton ke dalam kegiatan di layar. Ia membangun suatu prototipa dari visi nya yang di namakan Sensorama pada 1962, bersama dengan lima film pendek untuk dipertunjukkan di dalamnya sembari melibatkan berbagai indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, dan sentuhan). Mendahului komputasi digital, Sensorama adalah sebuah alat mekanis, yang dilaporkan masih berfungsi hingga hari ini. Pada 1968Ivan Sutherland, dengan bantuan dari siswanya Bob Sproull, menciptakan apa yang secara luas dianggap sebagai pendahulu Realitas maya dan sistem Diplay Terjulang di kepala reality augmented (Head-mounted Augmented Reality). 
Alat itu primitif baik dalam kaitan dengannya alat penghubung pemakai dan realisme, dan HMD untuk dikenakan oleh pemakai sangatlah berat sehingga harus digantungkan dari, dan grafiknya yang berisikan lingkungan maya adalah sebuah wireframe sederhana. Penampilan alat yang hebat mengilhami nama nya, Pedang Damocles. Juga terkemuka di antara hypermediadan sistem Realitas maya yang lebih awal adalah Peta Bioskop Aspen, Yang telah diciptakan pada MIT pada 1977.
Program adalah suatu simulasi kasar tentang kota Aspen di Colorado. Di sana para pemakai bisa mengembara dalam salah satu dari tiga gaya: musim panas, musim dingin, dan poligon. Dua hal pertama itu telah didasarkan pada foto & para peneliti benar-benar memotret tiap-tiap pergerakan yang mungkin melalui panggangan jalan kota besar dalam musim kedua-duanya & dan yang ketiga adalah suatu model dasar 3D kota besar. Di penghujung 1980s istilah "Realitas maya" telah dipopulerkan oleh Jaron Lanier, salah satu pelopor modern dari bidang tersebut. Lanier yang telah mendirikan perusahaan VPL Riset (dari "pada 1985, yang mengembangkan dan membangun sistem "kacamata hitam dan sarung tangan" yang terkenal di dasawarsa itu.

2.3  Perangkat Virtual Reality
·       Sensory-immersion VR, yaitu perangkat-perangkat antar muka (interface) yang melibatkan secara langsung sensasi inderawi seperti headmounted display (helm VR), data glove (sarung tangan), dan body suit (rompi VR). Helm dengan penutup mata (headmounted display) memberikan gambaran perspektif yang berbeda tentang benda yang dilihat. Begitu kepala digerakkan, gambar-gambar akan bergerak demikian cepat berubah sahingga kita akan merasa seperti membuat perubahan-perubahan ini dengan gerakan kepala. Manusia adalah penyebab dan bukan sebagai penerima akibat.
·         Projection VR, mencakup interaksi dengan proyeksi obyek pada layar lebar yang merepresentasikan lingkungan virtual buatan sepertiCAVE (Cave Automatic Virtual Environment) atau Responsive Workbench
·         Simulator VR, mencakup lingkungan buatan fisik yang bertujuan untuk lebih mendekatkan realita lingkungan kepada pengguna. Pada industri otomotif, umumnya mereka membangun sebuah mock up kabin penumpang lengkap dengan monitor yang berfungsi sebagai - kaca depan yang dihubungkan dengan perangkat VR sehingga secara dinamis mock up mampu memberikan efek natural seperti getaran atau goncangan.
·         Desktop VR, mencakup perangkat keras yang menunjukkan proses pemodelan VR di layar komputer.


2.4  Penerapan Virtual Reality di kehidupan sehari hari

·         Pendidikan dan Pelatihan
Penggunaan virtual reality (VR) dalam bidang pelatihan adalah untuk memungkinkan para profesional untuk melakukan pelatihan dalam lingkungan buatan yang nyata di mana mereka dapat memperbaiki kemampuan mereka tanpa konsekuensi yang fatal.

·         Dalam bidang militer
VR memegang peranan penting dalam pelatihan tempur. Hal ini memungkinkan para tentara berlatih di bawah lingkungan yang terkendali untuk menghadapai berbagai jenis situasi medan dan pertempuran. Sebagai contohnya VR digunakan dalam simulasi menerbangkan pesawat jet tempur, mengendarai tank, dan lain-lain.

·         Video Games dan Film
Virtual reality akan selalu terikat dengan dunia hiburan. Dimulai pada awal 1990-an, Nintendo dengan Virtual Boy, Virtual I-O dengan perangkat iGlasses, dll. Contoh yang lebih modern adalah Nintendo Wii Remote, Xbox Kinect dan PlayStation Eye/Move, yang akan melacak pergerakan pemain.
Virtual reality melesat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang, beberapa perusahaan besar berfokus pada virtual reality. Dalam bidang ini, contoh penerapan VR adalah merasa bahwa pemain berada di dunia game, menonton konser atau suatu event seakan-akan kita benar-benar berada disana.

·         Arsitektur
Dalam bidang arsitektur, arsitek dapat menggunakan virtual reality untuk membantu mensimulasikan struktur dan desain yang berbeda untuk membantu mereka dalam proses desain ruangan, rumah ataupun gedung. Kemudian para arsitek atau konsumer dapat berkeliling pada desain yang telah dibuat.



2.5  Anatomi Perangkat VR


·         Display/HD Display.
Monitor untuk menampilkan proyeksi gambar 3D. Di perangkat Samsung VR Gear dan Google Cardboard, monitor yang digunakan adalah smartphone dengan aplikasi penunjang VR. Sementara itu, Oculus Rift, menggunakan layar HD dengan sudut 100 derajat.
·         Cover.
Penutup display. Di dalamnya terdapat sensor tracking seperti head tracking, motion tracking, dan eye tracking. Jika display perangkat dalam keadaan terpisah, cover ini tidak diperlukan.
·         Spons/Foam Padding.
Bantalan untuk kepala agar dalam penggunaannya tidak cepat merasa pusing.
·         Lensa/Lenses.
Berupa lensa khusus yang sifatnya bikonveks atau cembung-cembung. Lensa akan memfokuskan dan membentuk gambar. Lalu, dibuat view 3D dengan memposisikan dua gambar sama seperti saat mata kita menangkap cahaya atau pemandangan.
·         Dial.
Pengatur jarak penglihatan dari visualisasi 3D dan VR.
·         Papan Sirkuit/Circuit Board.
Pada Oculus Rift, motherboard-nya berisi ARM processor dan chip pengontrol LED. Rift juga dilengkapi Adjacent Reality Tracker, dengan fitur magnetometer, gyroscope dan accelerometer.

2.6  Cara Kerja Virtual Reality

Basic
Pada dasarnya, untuk mendapatkan pengalaman Virtual Reality kita membutuhkan Headset, bisa didapatkan dari banyak vendor, Oculus, Sony, HTC, Samsung dan Google biasanya membutuhkan tiga hal penting.Pertama adalah PC, Console/Smartphone untuk menjalankan aplikasi.Headset yang memiliki display pada bagian depan mata atau menempatkan smartphone. Beberapa perngkat input, seperti head tracking, controller, hand tracking, suara, trackpads, dll.
Tujuan dari perangkat tersebut adalah untuk menampilkan view dengan ukuran tanpa batasan, seperti kita menonton film 3D tanpa border screen tv maka setiap kali kita melakukan pergerakan screen yang berada tepat di depan wajah kita akan mengikutinya.
Cara kerja virtual reality menggunakan beberapa teknologi secara bersamaan. Head mounted display (HMD) yang paling utama dan menggunakan teknik yang disebut dengan streoscopy yang menempatkan gambar berbeda pada setiap mata. Pada VR Oculus Rift yang menggunakan LCD screen tunggal dengan kedalaman warna 24 bits/pixel dan 1,000-Heartz denga tujuan mengurangi latensi untuk meningkatkan kwalitas dari gambar selagi HMD bergerak. Trik perpindahan gambar yang menyesuaikan degan gerakan penggunanya merupakan cara untuk mempengaruhi otak untuk berfikir berada didunia nyata dan hal tersebut merupakan komponen kunci dari VR.

Head Tracking
Head tracking adalah disaat kita menggunakan VR headset, gambar yang berada tepat pada pandangan selagi kita melihat keatas, kebawah dan melihat ke kiri dan kanan, Sistem tersebut disebut dengan 6DoF (Six degrees of freedom).
Terdapat beberapa komponen internal yang berbeda di tempatkan untuk menghasilkan head-tracking, antara lain gyroscope, accelerometer dan magnetometer. Pada perangkat Sony PSVR menambahkan LED pada bagian headset untuk membantu 360 derajat head-tracking sedangkan pada perangkat Oculus juga menempatkan LED tetapi tidak menghasilkan cahaya.
Head-tracking lebih efektif juga memiliki latency kecil, mengapa? contohnya 50ms atau lebih kurangnya kita mendeteksi lag atau keterlambatan antara kita menukar arah pandang dengan pertukaran gambar pada display. Lag ini tentunya menjadi tantangan dan perlu menjadi perhatian bagi kita yang berkeinginan membeli perangkat VR, salah satu perangkat VR dari Oculus sudah memperkecil lag-nya hanya 30 milisecond.



Motion Tracking
Motion tracking sampai saat sekarang masih dalam tahap pengembangan. Tetapi baru-baru ini Oculus memperkenalkan kontroller melalui perantara wireless yang di desain agar penggunanya merakan seolah olah menggunakan kedua tangannya saat menggunakan VR. Kontroller tersebut dibekali sensor yang dapat mendeteksi pergerakan seperti pointing dan waving.

Cara kerja virtual reality dengan fitur motion tracking mungkin yang lebih familiar dan mendekati, seperti Xbox controller dan joystick PC, voice kontroller, Viruix Omni yang mana dapat menstimulasi seolah olah kita berjalan didalam view atau game tersebut secara langsung.
Eye Tracking
Eye tracking bisa dibilang tujuan akhir dari VR. Sekarang ini Rift, Vive atau PS VR belum mendukung Eye Tracking tetapi ini bisa menjadi tujuan dari pengembangan headset VR seperti yang diperkenalkan oleh FOVE’s.


Cara kerjanya, pada bagian dalam headset terdapat sensor infrared yang memonitor mata kita jadi perangkat tersebut mengetahui kemana arah pandang dari penggunanya saat berada di virtual reality. Keuntungan dari Eye Tracking jika digunakan disaat bermain game adalah karakter yang kita mainkan bisa beraksi kearah mana mata melihat maka para penggunya mendapatkan pengalaman yang lebih realistis.

2.7  Kelebihan dan Kekurangan Virtual Reality
Kelebihan              
Dengan piranti VR ini, banyak sekali pekerjaan yang awalnya susah bisa dikerjakan dengan mudah, misalnya merancang bangunan atau denah rumah. Selain itu, bisa digunakan untuk pelatihan khusus, seperti simulator menerbangkan pesawat. Jadi, tidak perlu lagi melakukan latihan yang rumit. Yang paling seru adalah untuk menghilangkan stres dengan memainkan game seperti, second life, the sims.
Kekurangan
Memang pirnati satu ini merupakan inovasi atau terobosan baru yang sangat canggih dan tentunya bermanfaat. Namun, ada beberapa hal negatif yang ditimbulkan VR ini. Yang pertama manusia akan kehilangan rasa realitas dan juga cara berinteraksi di dunia nyata. Selain itu, jumlah pengangguran juga semakin banyak sebab hanya membutuhkan sedikit orang untuk membuat proyek-proyek.


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Berdasarkan uraian-uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa saat ini kita sedang berada pada zaman dimana teknologi terus berinovasi dengan pesat. Salah satu teknologi tersebut adalah Virtual Reality. Suatu teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment). Semua panca indera kita berfungsi saat kita menggunakan Virtual Reality karena dalam Virtual Reality ,objek dapat dibuat statis maupun dinamis. Namun perlu diketahui Virtual Reality juga dapat memberikan banyak efek positif maupun efek negatif dalam kehidupan sehari-hari.


DAFTAR PUSTAKA

Jumat, 20 Mei 2016

Pembahasan Jurnal ITSM

Jurnal Pertama


Link :

Pembahasan :
1.        ITSM adalah sebuah kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan untuk emberikan sebuah nilai kepada pelanggan dalam bentuk layanan

2.        ITIL versi 3 adalah framework yang paling unggul dalam pengelolaan sebuah layanan


3.        ITIL versi 3 memiliki  berbagai macam manfaat, yaitu ; menjamin kualitas, standarisasi service, kepuasan pelanggan, return on investment, dll

4.        ITIL versi 3 memiliki 5 domain, yaitu :
·          service strategy
·          service design
·          service transition
·          service operation
·          continual service improvement

5.        Untuk domain service operation memiliki 5 proses didalamnya, yaitu :
·          event management
·          incident management
·          problem management
·          request fullfillment
·          access management

2.        Jurnal Kedua


Link :


Pembahasan :

IT  Service  Management  (ITSM)  digunakan  untuk  meningkatkan  efisiensi  pelayanan  teknologi  informasi  kepada  pengguna  yang terdapat  dalam  framework  Information  Technology  Infrastructure Library. Diharapkan  dengan  menggunakan  ITSM  pengelolaan  layanan  TI  menjadi lebih  baik  serta  mampu  menyelesaikan  permasalahan  yang  ada  pada organisasi.
Berhubungan dengan Kerangka  kerja  Information  Teknology  Infrastructure  Library  (ITIL) merupakan  praktik terbaik  yang  bertujuan  secara  berkelanjutan  meningkatkan efisiensi  operasional  TI  dan  kualitas  pelanggan. Implementasi  IT  Service Management  dapat diterapkan pada organisasi-organiasi yang sedang berkembang pesat.
IT Service Management
·          Service Level Management :
Direkomendasikan  terhadap  manajemen  bisnis, dalam  hal ini kebijakan  dari  pengambil  keputusan  manajemen  kepada  bagian  IT  perlu melakukan dokumentasi, monitoring dan laporan atas kebijakan yang telah disepakati.
·          Financial Management :
Penggunaan  Financial  Management  sudah  diterapkan  atas penerapan teknologi informasi dan sistem informasi, diawali dengan  tahap penentuan anggaran pada setiap periode dari bagian IT  yang diajukan ke bagian  keuangan  kemudian  dilakukan  realisasi  anggaran  pada  setiap periode  atas  pengajuan  anggaran  yang  telah  disetujui.
·          Capacity Management :
Direkomendasikan  adanya  capacity  plan  berkaitan  dengan penambahan fitur atau perubahan sisteminformasi maupun pengadaan atau peniadaan  teknologi  yang  digunakan.  Perencanaan  ini  juga  harus dilengkapi  dengan  schedules  dan  audit  apakahperencanaan  telah  sesuai dengan realisasi atau belum.
·          Continuity Management :
Penerapan continuity management sesuai dengan ITIL V3  yang  akan  mendukung  kelangsungan  manajemen  bisnis  dengan memastikan  fasilitas  IT  yang  diperlukan  di  dalamnya.
·          Availability Management :
Berikut  aktivitas  perbaikan  pada  Availability  Management berdasarkan  aturan  ITIL  yaitu  Reactive  Activities. Reactive  Activities adalah proses  monitoring, measuring analysis, investigasi availability atas kecelakaan,  pengecekkan  komponen  dan  analisa  permasalahanpermasalahan  yang  mempengaruhi  layanan  yang  ada.
·          Problem Management :
Penanganan  pada  problem  management  sudah  diterapkan  pada penggunaan  sistem  informasi  yaitu  dengan  ditambahkannya  rancangan pesan  error,  tetapi  prosedur  penanganan  problem   belum  dijelaskan dalam  bentuk  peraturan  pada  penggunaan  teknologi  informasi.
·          Configuration Management :
ITIL direkomendasikan perbaikan menggunakan  Configuration Management Basisdata (CMDB) yang  nantinya  akan  digunakan  sebagai  alat  yang  menghasilkan  tidak sekedar  informasi  terkait  detail-detail  komponen  yang  digunakan  untuk mengatur IT  service  tetapi juga melakukan pendataan atas pemindahan,  perawatan dan mendata laporan atas masalah  yang ada pada  komponen IT service.
·          Change Management and Release Management :
Release Management  akan mengatur implementasi terhadap  setiap  perubahan  yang  terjadi.  Kemudian  Configuration Management  yang  mengatur  data-data  dalam  CMDB  yang  berisi  setiap incident, change, release dan configuration.

3.        Jurnal Ketiga

Link :


Pembahasan :

-           ITSM mendukung penyedia layanan TI lebih fokus kepada kualitas layanan yang diberikan dengan cara menjalin hubungan yang baik dengan penggunanya

-           Sedangkan ITIL merupakan kerangka kerja yang sangat luas yang menggambarkan keseluruhan ITSM dalam beberapa modul.


-           Pada tigkatan strategi organisasi, tugas utama Service Desk adalah meninkatkan kualitas layanan TI serta bertindak sebagai perwakilan TI terhadap pihak bisnis.

-           Pada tingkat operasional bertugas sebagai Single Point of Contact untuk memberikan panduan, nasihat, serta pemulihan layanan, jika terjadi gangguan kepada bisnis.


-           Beberapa manfaat teknologi bagi Service Desk diantaranya adalah :

1)        informasi mudah diakses dan akurat
2)        respon terhadap customer dapat lebih cepat
3)        peran dan fungsi SDM ahli dapat dioptimalkan

-           Langkah-langkah Memilih Teknologi Service Desk :

1)        mendefinisikan tujuan
2)        mendefinisikan kebutuhan
3)        pembobotan kebutuhan
4)        identifikasi kandidat vendor
5)        evaluasi kandidat vendor
6)        evaluasi finalis
7)        membuat keputusan final

ITSM Lifecycle

Siklus Hidup ITIL

Service Strategy Merupakan iterasi pertama dalam siklus layanan ITIL, pada tahap service strategy dibuat perencanaan terhadap layanan. Membangun kebijakan bagi layanan baru yang berisi tujuan dan anggaran biaya layanan, membuat portofolio layanan yang berisi rincian dari layanan TI yang dikembangkan dan kontrak terhadap layanan TI yang akan dibangun. Proses-proses yang dilakukan pada iterasi service strategy sebagai berikut:

1. Manajemen Strategi bagi Layanan TI
Tujuan dari proses ini adalah membangun strategi bagi layanan TI yang akan dikembangkan meliputi penawaran penyediaan layanan, kemampuan dan potensi perkembangan layanan TI. Proses ini juga bertanggung jawab guna memastikan pelaksanaan strategi.

2. Manajemen Portofolio Layanan (Service Portofolio Management)
Tujuan dari proses ini adalah mengelola portofolio layanan, memastikan layanan yang dibangaun sesuai dengan kebutuhan bisnis dan investasi layanan.

3. Manajemen Permintaan / Kebutuhan
Tujuan dari proses ini adalah melakukan identifikasi terhadap permintaan dan kebutuhan layanan serta menentukan kapasitas layanan untuk memenuhi permintaan.

4. Manajemen Keuangan bagi Layanan TI
Tujuan dari proses ini adalah untuk mengelola finansial penyedia layanan, mengelola proses akutansi dan keuntungan layanan.

5. Manajemen Hubungan Bisnis
Tujuan dari proses ini adalah untuk membangun hubungan positif dengan pelanggan dan mengidentifikasi kebutuhan pelanggan yang potensial sehingga dapat menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Referensi :
  • Cartlidge, A., Hanna, A., Rudd, C., Macfarlane, I., Windebank, J., & Rance, S. (2007). A high-level overview of the IT INFRASTRUCTURE LIBRARY. An Introductory Overview of ITIL® V3, 1(1). Ditemukenali 13 Maret 2013, dari http://www.best-management-practice.com/gempdf/itsmf_an_ introductory_overview_of_itil_v3.pdf
  • Orand, B. (2011). Foundation of IT Service Management with ITIL 2011. USA: ITILYaBrady.
  • Rinjani, Muhammad Angga. (2013). Implementasi Problem Management berdasarkan framework ITIL versi 3 (studi kasus BISKOM UAD). Skripsi, Program Studi Sistem Informasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
  • http://www.itil-officialsite.com


Rabu, 30 Maret 2016

ITIL DAN COBIT

Disini saya akan menjabarkan definisi dari ITIL dan COBIT...

ITIL

Information Technology Infrastructure Library atau yang lebih dikenal dengan ITIL adalah sebuah kerangka kerja atau konsep yang menggambarkan praktek terbaik di manajemen layanan teknologi informasi (TI)  dan berfokus pada pengembangan dan pengukuran yang terus menerus terhadap kualitas dari layanan IT yang diberikan baik terhadap bisnis atau pelanggan.

Manfaat ITIL

  1. Mengurangi biaya
  2. Peningkatan layanan TI melalui penggunaan proses-proses praktek terbaik yang telah terbukti meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pendekatan yang lebih profesional untuk pelayanan standar dan pedoman.
  3. Meningkatkan produktivitas.
  4. Meningkatkan penggunaan keterampilan dan pengalaman.
  5. Meningkatkan penyampaian layanan pihak ketiga melalui spesifikasi ITIL atau ISO 20000 sebagai standar untuk pengiriman layanan pengadaan jasa.


COBIT

Control Objective for Information and related Technology disingkat COBIT adalah kerangka panduan tata kelola TI atau bisa juga disebut toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi.

Tujuan utama COBIT dalah menyediakan kebijakan yang jelas dan good practice agar perusahaan mampu meningkatkan nilai tambah dalam bidang IT juga membantu manajemen senior dalam memahami dan mengelola resiko-resiko yang berhubungan dengan IT.

PERBEDAAN ITIL DAN COBIT


ITIL dan COBIT ini saling melengkapi satu sama lain karena menurut sumber yang saya cari di internet yaitu COBIT merupakan navigator yang mengarahkan kemana tujuannya, sedangkan ITIL merupakan kendaraan yang dipakai untuk mencapai tujuan.

Referensi materi ITIL dan COBIT :
https://id.wikipedia.org/wiki/COBIT

Link artikel tentang SIM dan Manajemen Layanan SI/TI : http://afnioriestia.blogspot.co.id/2016/03/hubungan-antara-sistem-informasi-dan.html

HUBUNGAN ANTARA SISTEM INFORMASI DAN MANAJEMEN LAYANAN SI / TI

Sebelum menjelaskan tentang keterhubungan antara SIM dan manajemen layanan si / ti, saya terlebih dahulu akan dijabarkan defini tentang SIM dan manajemen layanan si / ti.

DEFINISI SIM

Sim atau manajement information system (MIS) adalah sebuah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang memanfaatkan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akutansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis.

DEFINISI Manajemen Layanan SI / TI

Manajemen layanan SI adalah proses penerapan ilmu dan seni yang menyusun rencana, mengimplementasikan rencana, mengkoordinasikan dan menyeleseikan aktifitas-aktifitas pelayanan demi tercapainya tujuan-tujuan pelayanan.

HUBUNGAN ANTARA SIM DAN MANAJEMEN SI / TI


Keterkaitan antara sim dan manajemen layanan sim dan manajemen layanan si / ti adalah suatu sistem yg sama sama berbasis komputer, keduanya juga bergerak dalam bidang informasi (pengolahan) dan teknologi informasi merupakan bagian dari sistem informasi, sebagai sumber layanan yg memberikan informasi yg sesuai dengan kebutuhannya.

Referensi materi hubungan antara SIM dan manajemen SI / TI



Link artikel tentang ITIL dan COBIT : http://afnioriestia.blogspot.co.id/2016/03/itil-dan-cobit.html

Minggu, 03 Mei 2015

Cinta dan Kasih Penuh Teladan


TUGAS III
ILMU BUDAYA DASAR
Cinta Kasih Penuh Teladan
Dosen: Aulia Ar Rahma





Oleh
Nama : Ridha Afni Oriestia
NPM : 19114281
Kelas : 1KA08

SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER
APRIL, 2015


BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Cinta dan kasih adalah dua sifat manusiawi yang sangat wajar dan sangat pasti dimiliki oleh setiap insan, dan kedua sifat tersebut sudah menjadi anugerah bagi setiap manusia, karena tanpa rasa cinta dan kasih apa jadinya kehidupan di muka bumi ini. Pastinya di dunia ini tidak akan ada yang menghasilkan keturunan, tidak adanya kerukunan dan kedamaian.
Di makalah kali ini, penulis akan memaparkan tentang cinta dan kasih, karena cinta dan kasih itu adalah hal yang sudah tidak tabu dikalangan kita, akan tetapi cinta dan kasih juga bisa menjadi misteri yang tak akan ada ujungnya.
Cinta juga merupakan pengalaman yang sangat menarik yang pernah kita alami dalam hidup ini. Sangat disesali, orang pada umumnya masih kebingungan apa itu arti dari cinta sejati atau cinta haqiqi. Kebingungan mereka semakin bertambah ketika dunia perfilman memperkenalkan arti cinta yang salah dimana penekanan akan cinta selalu dititik beratkan pada perasaan dan cerita romantika, dan disini juga penulis akan memaparkan cinta dan kasih manusia dalam segi pandang Islam.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasakan uraian di atas, maka penulis akan merumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apakah pengertian cinta kasih tersebut?
2. Bagaimana pandangan Islam terhadap cinta dan kasih?
3. Contoh kisah cinta yang patut diteladani itu seperti apa?
Adapun maksud dan tujuan dari pembahasan makalah ini, adalah supaya kita lebih memahami cinta kasih dan jangan sampai generasi muda salah mengartikan cinta kasih yang sangat suci ini.

BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia karangan J. S. Purwodarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang ( kepada), ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian, arti cinta dan kasih itu hampir sama sehingga kata kasih dapat dikatakan lebih memperkuat rasa cinta. Oleh karena itu, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. 
Walaupun cinta dan kasih mengandung arti yang hampir sama, antara keduanya terdapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam, sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah pada orang atau yang dicintai. Dengan kata lain, bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
Secara sederhana adalah cinta kasih adalah perasaan kasih sayang yang dibarengi unsur terikatan, keintiman dan kemesraan (cinta ideal/segitiga cinta) di sertai dengan belas kasihan, pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab. Tanggung jawab yang diartikan akibat yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kebahagiaan. 

B. CINTA KASIH DALAM PANDANGAN ISLAM
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta sangat mudah dipahami apabila tidak dikaitkan dengan agama. Dalam kehidupan, cinta menampakkan diri dalam bentuk apapun. Terkadang seseorang mencintai dirinya sendiri sendiri, orang lain, atau keluarga, harta, Allah dan Rasul/berbagai bentuk cinta dapat kita dapatkan dalam kitab suci Al-Qur’an.
Dalam agama Islam cinta dapat diartikan sebagai kasih sayang. Dan kasih sayang itu mempunyai tingkatan tingkatan yang berbeda. Didalam kitab suci Al-Qur’an ditemui adanya fenomena cinta yang bersembunyi dalam jiwa manusia. Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu tinggi, menengah dan rendah.


Ini adalah beberapa tingkatan cinta dalam agama Islam :
1. Cinta tingkat tinggi

a. Cinta kepada Allah
Cinta manusia yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada Allah. Kita sebagai umat Muslim harus dan wajib mencintai Allah, karena Allah adalah sumber kehidupan bagi kita, tanpa mengingat Allah dalam setiap detik ki8ta bagaikan sedektik kita berbafas tanpa oksigen.
b. Cinta kepada Rasul
Sebagai umat Muslim kita harus percaya dengan Rasul, dengan mencintai Rasul dan selalu mencontoh dan menteladani perbuatannya itu sudah menunjukkan bahwa kita adalah umat Muslim yang sangat mencintai Rasul.
2. Cinta tingkat menengah

a. Cinta kepada orang tua
Sudah sangat sepantasnya kita sebagai manusia yang lahir dari rahim Ibu kita dan kita harus menyayangi Ibu kita dan juga Bapak kita yang sudah berusaha kerja keras untuk menghidupi keluarga, karena tanpa mereka kita tidak akan melihat indahnya dunia ini. Jadi, sudah sepantasnya dan sewajarnya kita harus menyayangi dan mencintai kedua orang tua kita dengan cara selali menyelipkan do’a kepada orang tua kita setiap saat, dan juga dengan cara berbakti dan berbuat baik kepada orang tua kita.

b. Cinta kepada suami/istri dan keluarga.
Cinta kepada suami/istri disebut sebagai cinta lanjutan, mengapa? Karena cinta kepada suami/istri itu dilanjutkan kepada hubungan yang serius seperti proses pernikahan
c. Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia bisa hidup dengan keserasian, kedamaian dan kedamaian, maka sudah seharusnya kita saling mencintai satu sama lain, karena jikalau tumbuh rasa kebencian dan arasa acuh tak acuh maka musnahlah keserasian antara sesama manusia. Karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain, maka dari itu jika kita ingin hidup dengan lingkungan yang damai maka kita juga yang harus menciptakan rasa damai itu dengan cara yang mudah yaitu mencintai sesama manusia itu sendiri.


3. Cinta tingkat rendah

a. Cinta diri sendiri
Cinta kepada diri sendiri sangatlah penting, bayangkan saja, jika kita tidak mencintai diri kita sendiri sudah pastilah jasad ini tidak akan terusrus, tidak pernah mandi, makan, bersosialisasi, dan lain-lainnya. Dan mencintai diri sendiri juga dapat meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik, karena dengan mencintai diri kita sendiri itu artinya kita bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh Allah swt. 
b. Cinta harta dan jabatan
Mengapa cinta harta dan jabatan ada di tingkatan yang paling rendah? Karena harta dan jabatan itu bersifat sementara dan tidak akan dibawa sampai ke akhirat, dan bersifat permanen adalah amal dan ibadah kita. 
C. KISAH CINTA PENUH TELADAN
Kisah cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra
Ada rahasia terdalam di hati Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya. Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta. Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.

Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ‘Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya! Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia berjalan menuju Ka’bah. Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam. Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali. Mengagumkan!Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta. Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan. Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi. Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah. Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, Radhiyallaahu ’Anhu”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali.ross putihIa merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakar. Kedudukan di sisi Nabi? Abu Bakar lebih utama, mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ‘Ali, namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi. Lihatlah bagaimana Abu Bakar menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah sementara ‘Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya.

Lihatlah juga bagaimana Abu Bakr berda’wah. Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakar; ‘Utsman, ‘Abdurrahman ibn ‘Auf, Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab.. Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti ‘Ali.

Lihatlah berapa banyak budak Muslim yang dibebaskan dan para faqir yang dibela Abu Bakar; Bilal, Khabbab, keluarga Yassir, ‘Abdullah ibn Mas’ud.. Dan siapa budak yang dibebaskan ‘Ali? Dari sisi finansial, Abu Bakar sang saudagar, insya Allah lebih bisa membahagiakan Fathimah.

‘Ali hanya pemuda miskin dari keluarga miskin. “Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ‘Ali.

“Aku mengutamakan Abu Bakar atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.”

Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian, atau pengorbanan

Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu.

Lamaran Abu Bakr ditolak. Dan ’Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri. Ah, ujian itu rupanya belum berakhir. Setelah Abu Bakr mundur, datanglah melamar Fathimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa, seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum Muslimin berani tegak mengangkat muka, seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh- musuh Allah bertekuk lutut.

‘Umar ibn Al Khaththab. Ya, Al Faruq, sang pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah. ‘Umar memang masuk Islam belakangan, sekitar 3 tahun setelah ‘Ali dan Abu Bakar. Tapi siapa yang menyangsikan ketulusannya? Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar pemahaman? Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya ‘Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya pada kaum muslimin? Dan lebih dari itu, ‘Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata, “Aku datang bersama Abu Bakar dan ‘Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan ‘Umar, aku masuk bersama Abu Bakr dan ‘Umar..”

Betapa tinggi kedudukannya di sisi Rasul, di sisi ayah Fathimah. Lalu coba bandingkan bagaimana dia berhijrah dan bagaimana ‘Umar melakukannya. ‘Ali menyusul sang Nabi dengan sembunyi-sembunyi, dalam kejaran musuh yang frustasi karena tak menemukan beliau Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam. Maka ia hanya berani berjalan di kelam malam. Selebihnya, di siang hari dia mencari bayang-bayang gundukan bukit pasir. Menanti dan bersembunyi.

‘Umar telah berangkat sebelumnya. Ia thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka’bah. “Wahai Quraisy”, katanya. “Hari ini putera Al Khaththab akan berhijrah. Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, anaknya menjadi yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silakan hadang ‘Umar di balik bukit ini!” ‘Umar adalah lelaki pemberani. ‘Ali, sekali lagi sadar. Dinilai dari semua segi dalam pandangan orang banyak, dia pemuda yang belum siap menikah. Apalagi menikahi Fathimah binti Rasulillah! Tidak. ‘Umar jauh lebih layak. Dan ‘Ali ridha.

Cinta tak pernah meminta untuk menanti
Ia mengambil kesempatan
Itulah keberanian
Atau mempersilakan
Yang ini pengorbanan
Maka ‘Ali bingung ketika kabar itu meruyak. Lamaran ‘Umar juga ditolak.

Menantu macam apa kiranya yang dikehendaki Nabi? Yang seperti ‘Utsman sang miliarderkah yang telah menikahi Ruqayyah binti Rasulillah? Yang seperti Abul ’Ash ibn Rabi’kah, saudagar Quraisy itu, suami Zainab binti Rasulillah? Ah, dua menantu Rasulullah itu sungguh membuatnya hilang kepercayaan diri.

Di antara Muhajirin hanya ‘Abdurrahman ibn ‘Auf yang setara dengan mereka. Atau justru Nabi ingin mengambil menantu dari Anshar untuk mengeratkan kekerabatan dengan mereka? Sa’d ibn Mu’adz kah, sang pemimpin Aus yang tampan dan elegan itu? Atau Sa’d ibn ‘Ubaidah, pemimpin Khazraj yang lincah penuh semangat itu?

“Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?”, kalimat teman-teman Ansharnya itu membangunkan lamunan. “Mengapa engkau tak mencoba melamar Fathimah? Aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi.. “

“Aku?”, tanyanya tak yakin.

“Ya. Engkau wahai saudaraku!”

“Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa kuandalkan?”

“Kami di belakangmu, kawan! Semoga Allah menolongmu!”

‘Ali pun menghadap Sang Nabi. Maka dengan memberanikan diri, disampaikannya keinginannya untuk menikahi Fathimah. Ya, menikahi. Ia tahu, secara ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya. Hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya. Tapi meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap? Itu memalukan! Meminta Fathimah menantikannya di batas waktu hingga ia siap? Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang.

“Engkau pemuda sejati wahai ‘Ali!”, begitu nuraninya mengingatkan. Pemuda yang siap bertanggungjawab atas cintanya. Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan- pilihannya. Pemuda yang yakin bahwa Allah Maha Kaya. Lamarannya berjawab, “Ahlan wa sahlan!” Kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi.

Dan ia pun bingung. Apa maksudnya? Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat penerimaan atau penolakan. Ah, mungkin Nabi pun bingung untuk menjawab. Mungkin tidak sekarang.  
Tapi ia siap ditolak. Itu resiko. Dan kejelasan jauh lebih ringan daripada menanggung beban tanya yang tak kunjung berjawab. Apalagi menyimpannya dalam hati sebagai bahtera tanpa pelabuhan. Ah, itu menyakitkan.

“Bagaimana jawab Nabi kawan? Bagaimana lamaranmu?”

“Entahlah..”

“Apa maksudmu?”

“Menurut kalian apakah ‘Ahlan wa Sahlan’ berarti sebuah jawaban!”

“Dasar tolol! Tolol!”, kata mereka,

“Eh, maaf kawan.. Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua! Ahlan saja sudah berarti ya. Sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa Sahlan kawan! Dua-duanya berarti ya !”

Dan ‘Ali pun menikahi Fathimah. Dengan menggadaikan baju besinya. Dengan rumah yang semula ingin disumbangkan ke kawan-kawannya tapi Nabi berkeras agar ia membayar cicilannya. Itu hutang.

Dengan keberanian untuk mengorbankan cintanya bagi Abu Bakr, ‘Umar, dan Fathimah. Dengan keberanian untuk menikah. Sekarang. Bukan janji-janji dan nanti-nanti.

‘Ali adalah gentleman sejati. Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel, “Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!” Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggung jawab. Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti. Seperti ‘Ali. Ia mempersilakan. Atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan. Yang kedua adalah keberanian.

Dan ternyata tak kurang juga yang dilakukan oleh Putri Sang Nabi, dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari (setelah mereka menikah) Fathimah berkata kepada ‘Ali, “Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali jatuh cinta pada seorang pemuda”

‘Ali terkejut dan berkata, “kalau begitu mengapa engkau mau manikah denganku? dan Siapakah pemuda itu?”

Sambil tersenyum Fathimah berkata, “Ya, karena pemuda itu adalah Dirimu” ini merupakan sisi ROMANTIS dari hubungan mereka berdua.

Kemudian Nabi saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memerintahkan aku untuk menikahkan Fatimah puteri Khadijah dengan Ali bin Abi Thalib, maka saksikanlah sesungguhnya aku telah menikahkannya dengan maskawin empat ratus Fidhdhah (dalam nilai perak), dan Ali ridha (menerima) mahar tersebut.”

Kemudian Rasulullah saw. mendoakan keduanya:

“Semoga Allah mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebajikan yang banyak.” (kitab Ar-Riyadh An-Nadhrah 2:183, bab4)



BAB III
PENUTUPAN

A. KESIMPULAN
    Kita sebagai manusia yang mempunyai kodrat cinta dan kasih yang sudah diberikan oleh Allah swt jangan sampai menyalahgunakan istilah cinta menjadi sesuatu yang bisa menjerumuskan kita kepada sumur dosa. Karena sesungguhnya cinta dan kasih adalah fitrah yang sangat suci. Dalam agama Islam juga sudah di arahkan bagaimana scinta dan kasdih yang hakiki itu, maka jangan mudah terpemngaruh oleh budaya kapitalis yang mengartikan cinta dan kasih hanya bermodalkan rayuan gombal dan materi semata. Kita bisa menteladani kisah cinta dari Sayyidina Ali dan Fatimah yang begitu mulia. Arahkan lah cinta kita kepada seseatu yang membuat kita ingat akan akhirat, agar menjafdi berkah dan pahala. Jangan terlalu sibuk dengan cinta yang berbau hal-hal duniawi. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca, kurang lebihnya penuli memohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga kita sama-sama bisa membenahi diri menjadi pribadi yang lebih baik, amin yaa Rabbal alaamin.

B. DAFTAR PUSTAKA
    www.eramuslim.com
    Ariefksmwrdn.blogspot.com
    Sintakusumasworowardhani.wordpress.com